Makam Ibu Teresa menjadi pusat ziarah

Makam Ibu Teresa menjadi pusat ziarah

Makam Ibu Teresa menjadi pusat ziarah

DPM - Ratusan peziarah dari seluruh India dan luar negeri berkumpul di rumah induk Kongregasi Suster-suster Misionaris Cinta Kasih (MC) yang didirikan Ibu Teresa di mana dia meninggal dan dimakamkan.

(Baca juga: Penulis Hindu kenang Ibu Teresa sebagai seorang humoris dan ceria)

Para peziarah biasanya datang mengunjungi makamnya dan menghadiri Misa, tapi kali ini lebih banyak umat yang datang, kata juru bicara Kongregasi MC Suster Blasella kepada ucanews.com.

“Kami berusaha menyambut mereka dan setiap suster membawa para tamu tersebut ke biara MC di seluruh kota Kolkata,” kata Suster Blasella.

Rumah induk itu hanya mengadakan doa pada hari kanonisasi 4 September. Namun, televisi layar lebar dipasangkan di rumah induk itu dan sejumlah rumah MC lain di kota itu untuk siaran langsung upacara kanonisasi tersebut  dari Roma.

Maria Joseph, seorang tamu dari Boston, AS, yang datang ke rumah induk MC mengatakan kepada ucanews.com bahwa dia datang jauh-jauh ke Kolkata untuk menghadiri “acara suci ini.”

“Sebagian besar rekan-rekan relawan saya berangkat ke Roma untuk upacara kanonisasi tersebut, tapi saya memilih ke Kolkata karena Ibu Teresa tinggal di sini, dia berada di sini. Jadi tidak ada tempat yang lebih baik daripada rumah induk untuk menghadiri upacara itu,” kata Joseph.

Anne Joseph, seorang tamu lain, mengatakan dia telah melihat Ibu Teresa sejak dia masih kecil dan “Saya merasa bangga bahwa dia akan menjadi orang kudus.”

Ibu Teresa lahir di Skopje, sekarang ibukota Makedonia. Dia datang ke India tahun 1929 sebagai novis biarawati Loreto. Dia meninggalkan jemaat di akhir 1940-an dan mendirikan Kongregasi MC tahun 1950 untuk melayani orang termiskin dari yang miskin, orang sakit, tunawisma, dan orang melarat.

Kongregasi MC kini memiliki 5.150 suster yang bekerja di 758 biara di lima benua.

Ibu Teresa meninggal akibat serangan jantung di rumah induk pada 5 September 1997. Proses kanonisasinya dimulai dua tahun sesudahnya. Paus Yohanes Paulus II membeatifikasi dia pada Oktober 2003.

Paus Fransiskus mendeklarasikan Ibu Teresa menjadi santa dalam sebuah upacara di Vatikan pada 4 September.

Makamnya di rumah induk MC telah menjadi pusat ziarah.

Ketika ia meninggal, pemerintah India menggelar pemakaman kenegaraan resmi bagi Ibu Teresa, sebuah upacara biasanya diberikan hanya kepada kepala negara atau pemerintah.

Sebuah delegasi nasional terdiri dari para pejabat tinggi yang dipimpin oleh menteri luar negeri India dan dua delegasi tingkat negara berangkat ke Vatikan untuk menghadiri upacara 4 September tersebut. Lebih dari 350 orang dari Kolkata berangkat ke Vatikan untuk acara tersebut.(ucanews)
Makam Ibu Teresa menjadi pusat ziarah Makam Ibu Teresa menjadi pusat ziarah Reviewed by jmw on Monday, September 05, 2016 Rating: 5

No comments:

Sopan Santun Anda Sangat Kami Hargai

" Aquila non capit muscas "

Powered by Blogger.